Kamu mungkin tak pernah tau…
Aku selama ini berdiri disini. Hanya bisa menatapmu dari kejauhan.
Aku yang selama ini hanya bisa secara diam-diam mencintai dan menyayangimu.
Aku terlalu takut dirimu akan menjauh jika ku ungkapkan perasaanku. Aku hanya ingin menjaga persahabatan kita. Tak ingin semuanya hancur sia-sia.
Aku tau dihatimu sudah terukir namanya. Dan aku hanya bisa “faking a smile” ketika kamu bercerita tentang dia.
Aku selama ini berdiri disini. Hanya bisa menatapmu dari kejauhan.
Aku yang selama ini hanya bisa secara diam-diam mencintai dan menyayangimu.
Aku terlalu takut dirimu akan menjauh jika ku ungkapkan perasaanku. Aku hanya ingin menjaga persahabatan kita. Tak ingin semuanya hancur sia-sia.
Aku tau dihatimu sudah terukir namanya. Dan aku hanya bisa “faking a smile” ketika kamu bercerita tentang dia.
Harusnya aku tak boleh seperti ini. Harusnya aku bisa
move on.
Ya andai saja. Aku yang mengendalikan perasaan bukan perasaan yang mengendalikan aku; aku pasti sudah bisa beralih darimu.
Ya andai saja. Aku yang mengendalikan perasaan bukan perasaan yang mengendalikan aku; aku pasti sudah bisa beralih darimu.
Tapi mengagumi sudah membuat aku bahagia.
Karena tak perlu berdiri disampingmu untuk membuatku bahagia, melihatmu tersenyum dari jauh saja sudah membuat hatiku berbunga-bunga.
Aku hanya ingin kau tahu,
bahwa aku disini mencintaimu dalam diam
dan akan selalu menyayangimu walau dalam sunyi.
Karena tak perlu berdiri disampingmu untuk membuatku bahagia, melihatmu tersenyum dari jauh saja sudah membuat hatiku berbunga-bunga.
Aku hanya ingin kau tahu,
bahwa aku disini mencintaimu dalam diam
dan akan selalu menyayangimu walau dalam sunyi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kritik dan saran diterima :)