Title : Melody
Cast : Greyson,Melody
other cast : jesica,mom lisa,enchancers maybe :)
Author : Chenita Amelia
Genre : nilai sendiri aja ><
Melody POV
Hari ini aku akan pergi ke konser lelaki itu lagi.
seorang penyanyi sekaligus pianis itu.
Greyson Chance.
Aku menyukai karya-karyanya. Suaranya juga unik.
Style-nya keren.
Hari ini aku akan menonton konsernya untuk kelima kalinya !
Sebenarnya ada satu hal yang selalu mendorongku untuk pergi ke konsernya.
Aku.. Aku berharap dia melihatku..
..
“MELODY !!!! hurry up !” suara jesica –sahabat karibku- mengangetkanku yang sedang mematut dicermin.
“aku datang !!” ..
Sebelum keluar kamar aaku menatap setiap inchi pantulan tubuhku dicermin
“perfect..” batinku..
Author POV
Gadis bertubuh mungil itu keluar dari kamarnya dengan bando pita berwarna biru dikepalanya, baju berwarna hitam bergambarkan foto Greyson Chance, celana jeans panjang dan flat shoes biru.
..
..
Saat keluar dari kamar Melody kaget karena jesica sudah berdiri tepat didepan pintu kamarnya dengan senyum sumrigah dan mata yang berbinar-binar.
“wooh.. ku pikir kau akan demo” kata Melody dengan senyum meledek pada jesica.
Jesica memakai headband bertuliskan greyson chance dijidatnya..
“hellyah.. aku tak peduli orang berkata apa. Ayo cepat. Aku tak mau terlambat” Jesica langsung menarik tangan melody
..
..
..
“mom.. aku pergi dulu ya. Aku usahakan pulang cepat.” Kata melody sambil mengecup pipi ibunya
“tante.. jesica & melody pergi dulu ya. Tenang aja, aku pasti jagain melody kok.. hehehe” jesica berkata dengan keceriaan yang tak berkurang..
melody langsung menjitak pelan kepala jesica
“ish..memangnya aku ini pacarmu? Mau dijagain segala” kata melody dengan mata yang melebar
“sstt.. udah diem aja.. hehe okeh tante kami perlu dulu!”
“.. hati-hati ya” balas ibu melody singkat
xXx
Melody POV
…
…
…
“WE WANT MORE ! WE WANT MORE !!”
ini sudah biasa terjadi.
saat Greyson selesai menyanyikan lagu terakhir dalam konsernya para enchancer pasti akan berteriak begitu..
Greyson sempat melambaikan tangan sebelum masuk ke backstage..
“jesica.. aku mau ke toilet dulu ya..” ku lihat jesica masih asik meneriakan “we want more”..
“JESICA!” ..
jesica akhirnya membalikan wajahnya dengan senyum kecut..
“iya. Cepat kembali !”
aku mengangguk.`.
seorang penyanyi sekaligus pianis itu.
Greyson Chance.
Aku menyukai karya-karyanya. Suaranya juga unik.
Style-nya keren.
Hari ini aku akan menonton konsernya untuk kelima kalinya !
Sebenarnya ada satu hal yang selalu mendorongku untuk pergi ke konsernya.
Aku.. Aku berharap dia melihatku..
..
“MELODY !!!! hurry up !” suara jesica –sahabat karibku- mengangetkanku yang sedang mematut dicermin.
“aku datang !!” ..
Sebelum keluar kamar aaku menatap setiap inchi pantulan tubuhku dicermin
“perfect..” batinku..
Author POV
Gadis bertubuh mungil itu keluar dari kamarnya dengan bando pita berwarna biru dikepalanya, baju berwarna hitam bergambarkan foto Greyson Chance, celana jeans panjang dan flat shoes biru.
..
..
Saat keluar dari kamar Melody kaget karena jesica sudah berdiri tepat didepan pintu kamarnya dengan senyum sumrigah dan mata yang berbinar-binar.
“wooh.. ku pikir kau akan demo” kata Melody dengan senyum meledek pada jesica.
Jesica memakai headband bertuliskan greyson chance dijidatnya..
“hellyah.. aku tak peduli orang berkata apa. Ayo cepat. Aku tak mau terlambat” Jesica langsung menarik tangan melody
..
..
..
“mom.. aku pergi dulu ya. Aku usahakan pulang cepat.” Kata melody sambil mengecup pipi ibunya
“tante.. jesica & melody pergi dulu ya. Tenang aja, aku pasti jagain melody kok.. hehehe” jesica berkata dengan keceriaan yang tak berkurang..
melody langsung menjitak pelan kepala jesica
“ish..memangnya aku ini pacarmu? Mau dijagain segala” kata melody dengan mata yang melebar
“sstt.. udah diem aja.. hehe okeh tante kami perlu dulu!”
“.. hati-hati ya” balas ibu melody singkat
xXx
Melody POV
…
…
…
“WE WANT MORE ! WE WANT MORE !!”
ini sudah biasa terjadi.
saat Greyson selesai menyanyikan lagu terakhir dalam konsernya para enchancer pasti akan berteriak begitu..
Greyson sempat melambaikan tangan sebelum masuk ke backstage..
“jesica.. aku mau ke toilet dulu ya..” ku lihat jesica masih asik meneriakan “we want more”..
“JESICA!” ..
jesica akhirnya membalikan wajahnya dengan senyum kecut..
“iya. Cepat kembali !”
aku mengangguk.`.
Aku segera keluar
dari kerumunan Enchancers itu..
Berlari kecil kearah luar gedung konser..
aku melihat sebuah ruangan.. mungkin itu toilet pikirku..
aku langsung masuk kesana..
Airmata yang kutahan dari tadi jatuh.
“hiks.. apakah kau benar-benar melupakanku?...kau jahat ! kau jahat !”
aku menyenderkan tubuhku ke tembok..
perlahan-lahan melucur kebawah (?)
sampai akhirnya aku terduduk dan menenggelamkan wajahku ke lutut *semoga readers ngerti*
“kenapa menangis?” aku merasakan seseorang menepuk pundakku
“tak apa” aku segera menghapus airmataku dengan punggung tanganku
tiba-tiba tangan pemilik suara itu terjulur memberikan sapu tangan
“terimakasih. Tapi aku tak butuh”..
aku mendongak keatas..
..
..
“G..Grey..Greyson ?!” aku langsung berdiri secepat kilat
“yeah sweetie.. kau salah masuk ruangan sepertinya. Ini rest roomku” greyson berkata dengan halus dengan senyum lembut terukir dibibirnya.
Berlari kecil kearah luar gedung konser..
aku melihat sebuah ruangan.. mungkin itu toilet pikirku..
aku langsung masuk kesana..
Airmata yang kutahan dari tadi jatuh.
“hiks.. apakah kau benar-benar melupakanku?...kau jahat ! kau jahat !”
aku menyenderkan tubuhku ke tembok..
perlahan-lahan melucur kebawah (?)
sampai akhirnya aku terduduk dan menenggelamkan wajahku ke lutut *semoga readers ngerti*
“kenapa menangis?” aku merasakan seseorang menepuk pundakku
“tak apa” aku segera menghapus airmataku dengan punggung tanganku
tiba-tiba tangan pemilik suara itu terjulur memberikan sapu tangan
“terimakasih. Tapi aku tak butuh”..
aku mendongak keatas..
..
..
“G..Grey..Greyson ?!” aku langsung berdiri secepat kilat
“yeah sweetie.. kau salah masuk ruangan sepertinya. Ini rest roomku” greyson berkata dengan halus dengan senyum lembut terukir dibibirnya.
Aku tak bisa membayangkan betapa bodohnya wajahku saat ini
“aku sudah lama menunggu saat ini!.. you’re my melody !” aku
menunjukkan buah kalung yang sedang aku pakai yang bertuliskan “You’re my
melody”
Sekarang Greyson yang memasang tampang bloonnya -,-
“ahh sudahlah.. mungkin sekarang kau sudah berubah. Kau tidak ingin mengingat masa lalu lagi” aku berkata sambil menuju pintu, membiarkan greyson yang mematung disitu, dia mungkin tidak bisa mencerna apa yang aku maksud..
saat aku baru mau keluar tiba-tiba pintu dibuka dari luar..
*ceklek*
aku langsung menundukkan wajahnya dan bergegas keluar ruangan itu
“maaf aku salah masuk ruangan” kataku pelan
..
tiba-tiba aku merasakan seseorang mengengam tanganku..
“Melody ?” tidak sampai hitungan detik aku langsung berbalik saat mendengar seseorang menyebutkan namaku..
“Mom Lisa !” aku langsung masuk ke restroom lagi.. memeluk mom lisa sambil berbisik pelan ditelinganya “Greyson tak mengenaliku lagi”..
aku melepaskan pelukanku..
“oooh.. sweetie.. maafkan aku ya.. sudah beberapa tahun aku hilang kontak dengan ibumu.. aku tidak sempat memberitahu kalian….” Mom lisa memotong ucapannya sendiri.. mengambil napas panjang dan berbisik “ beberapa tahun lalu saat kami baru pindah dari okhlahoma Greyson kecelakaan.. dia amnesia.. tapi dia tak ingin membicarakannya”
dengan mata berkaca-kaca aku memandang Greyson..
dia seperti sibuk berpikir..
“You’re my melody !!!” Greyson setengah berteriak dan berlari memelukku..
kini aku yang diam.. sama sekali tak membalas pelukan greyson
aku sepertinya shock. ><
Greyson mengucang pelan tubuhku..
“melody ?” Greyson melambai-lambaikan tangannya didepan wajahku
“umm.. aku hanya tak percaya..akhirnya kau melihatku..”..
“maafkan aku.. otakku memang melupakanmu.. tapi hatiku masih mengenalimu”
aku hanya menangis dipelukan greyson..
“bagaimana kalo kita dinner malam ini? Yah.. untuk merayakan pertemuan kita.. hehe.”
“aku tak percaya!. Enchancers diseluruh pasti akan envy jika tau hal ini.. kira-kira bagaimana reaksi jesica kalo aku menceritakan hal ini padanya ?” aku senyum-senyum sendiri membayangkan hal itu..
“hah Jesica ?yaampun, aku meninggalkan dia. JESICAAAAA !!!!”
-The End-
maap kalo typo. Aku kan Cuma manusia biasa yang bisa salah dalam mengetik^^
mohon kritik dan saran.
Sekarang Greyson yang memasang tampang bloonnya -,-
“ahh sudahlah.. mungkin sekarang kau sudah berubah. Kau tidak ingin mengingat masa lalu lagi” aku berkata sambil menuju pintu, membiarkan greyson yang mematung disitu, dia mungkin tidak bisa mencerna apa yang aku maksud..
saat aku baru mau keluar tiba-tiba pintu dibuka dari luar..
*ceklek*
aku langsung menundukkan wajahnya dan bergegas keluar ruangan itu
“maaf aku salah masuk ruangan” kataku pelan
..
tiba-tiba aku merasakan seseorang mengengam tanganku..
“Melody ?” tidak sampai hitungan detik aku langsung berbalik saat mendengar seseorang menyebutkan namaku..
“Mom Lisa !” aku langsung masuk ke restroom lagi.. memeluk mom lisa sambil berbisik pelan ditelinganya “Greyson tak mengenaliku lagi”..
aku melepaskan pelukanku..
“oooh.. sweetie.. maafkan aku ya.. sudah beberapa tahun aku hilang kontak dengan ibumu.. aku tidak sempat memberitahu kalian….” Mom lisa memotong ucapannya sendiri.. mengambil napas panjang dan berbisik “ beberapa tahun lalu saat kami baru pindah dari okhlahoma Greyson kecelakaan.. dia amnesia.. tapi dia tak ingin membicarakannya”
dengan mata berkaca-kaca aku memandang Greyson..
dia seperti sibuk berpikir..
“You’re my melody !!!” Greyson setengah berteriak dan berlari memelukku..
kini aku yang diam.. sama sekali tak membalas pelukan greyson
aku sepertinya shock. ><
Greyson mengucang pelan tubuhku..
“melody ?” Greyson melambai-lambaikan tangannya didepan wajahku
“umm.. aku hanya tak percaya..akhirnya kau melihatku..”..
“maafkan aku.. otakku memang melupakanmu.. tapi hatiku masih mengenalimu”
aku hanya menangis dipelukan greyson..
“bagaimana kalo kita dinner malam ini? Yah.. untuk merayakan pertemuan kita.. hehe.”
“aku tak percaya!. Enchancers diseluruh pasti akan envy jika tau hal ini.. kira-kira bagaimana reaksi jesica kalo aku menceritakan hal ini padanya ?” aku senyum-senyum sendiri membayangkan hal itu..
“hah Jesica ?yaampun, aku meninggalkan dia. JESICAAAAA !!!!”
-The End-
maap kalo typo. Aku kan Cuma manusia biasa yang bisa salah dalam mengetik^^
mohon kritik dan saran.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kritik dan saran diterima :)